Kapasitasnya mencapai 280 M kubik/hari

suasana TPA Bandengan yang semakin berkurang lahannya karena kapasitas sampah yang overload 2Kepala unit pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bandengan Kabupaten Jepara Slamet menyatakan banyaknya sampah yang dikirim ke TPA Bandengan kapasitasnya mencapai 280 M kubik/hari. Kondisi ini jelas sangat dikhawatirkan Slamet, sebab sisa tanah yang ada diarea TPA Bandengan sangat kurang jika harus digunakan untuk menampung sampah setiap harinya. “Jika diukur dengan sisa tanah yang ada di TPA, daya tampung untuk TPA ini hanya mampu bertahan hingga akhhir tahun ini,”

Melihat kondisi TPA yang hampir overload, Slamet mengaku harus lebih mensiasati tumpukan sampah yang datang di TPA tempatnya bekerja. Agar bisa lebih memaksimalkan sisa TPA, lanjut Slamet, pihaknya harus memilah ulang sampah untuk dikelompokkan kedalam sampah organik dan anorganik. Ini ditujukan agar proses daur ulang bisa dilakukan terhadap sampah anorganik yang tidak bisa terurai oleh tanah dalam waktu yang lama.

Selain itu, Slamet juga menerpakan sistem daur ulang sampah organik dalam bentuk daun atau sampah yang mudah diurai oleh tanah sehingga bisa dijadikan pupuk kompos untuk dimanfaatkan kembali. Meski sudah dilakukan secara maksimal, ternyata usaha Slamet ini belum mendapat dukungan dari masyarakat jepara dan petugas kebersihan dilapangan yang mengangkut sampah hingga TPA Bandengan. “Masih banyak sopir truck sampah yang langsung membuang tanpa melakukan pemilahan sampah sebelum mengangkut ke TPA,” keluhnya.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.