Puluhan Warga Tunggul Pandean Kambali Datangi Pemkab Tuntut Penutupan Galian C

05 oktoberPuluhan perwakilan warga Desa Tunggul Pandean Kecamatan Nalumsari , Jum’at (04/10) kembali mendatangi kantor bupati Jepara. Ini merupakan kedatangan yang kesekian kali dari warga yang tetap menginginkan agar Pemerintah Kabupaten Jepara bisa mnegambil langkah tegas untuk menghentikan aktifitas tambang galian yang ada di desa tersebut.

Puluhan warga yang kali ini didampingi oleh lakpesdam NU jepara diterima di runag kerja Wakil Bupati Jepara Subroto yang didampingi dari berbagai SKPD terkait seperti Satpol PP, Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT), Dinas Bina Marga, Pengairan dan ESDM, Bagian Hukum, Bakesbangpol, Badan Lingkungan Hidup (BLH).

Perwakilan warga Zubaidah mengungkapkan, aktifitas galian C yang ada di Desa Tunggul Pandean sudah sangat mengkhawatirkan. Utamanya dalam kurun waktu lima tahun terakhir yang terjadi eksplorasi yang besar- besaran yang menggunakan alat berat,Selain dikhawatirkan longsor ketika musim penghujan, lanjut Zubaidah, aktifitas galian C itu juga berdampak pada ketersediaan air pertanian. Sistem irigasi menjadi rusak akibat adanya galian tersebut.

Lukman Khakim dari Lakpesdam NU Jepara menyatakan, pemkab harus segera mengambil langkah untuk menghntikan aktifitas galian illegalini. Pasalnya aktifitas ini belum berizin dan merusak lingkungan. Untuk itu berdasarkan pada pasal 28 h ayat 1 UUD 1945 dna UU nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkugan hidup, maka warga menyerkan kepada pemerintah agar segera menutup prajtek penambangan liar itu. Selain itu penambang juga harus bertnaggungjawab atas kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh penmabangan.

Sementara itu, Wakil Bupati Jepara Subroto berjanji akan mengambil solusi terbaik untuk permasalahn ini. Dirinya tidak menolak adanya penambangan, akan tetapi aktifitas penambangan harus dilakukan dengan cara yang baik dan mensejahrerakan warganya. Untuk mendapati data yang detail terkait dengan permasalahn ini, subroto akhirnya mmeutuskan untuk melakukan tinjauan lapangan ke lokasi penamabngan tersbeut bersama dengan pihak-ihak terkait.

Artikel Terkait Lainnya