Operasi Telat Dilaksanakan Bayi Umi Hasanah Meninggal

Umi hasanah di temani sang suami di ruang Mawar RSUD Kartini paska oprasi
Umi hasanah di temani sang suami di ruang Mawar RSUD Kartini paska oprasi

Nasib malang serta rasa sedih dan kecewa ,kembali di rasakan pasien progam Jaminan Persalinan (Jampersal) di RSUD Kartini Jepara.Pasien tersebut bernama Umi Hasanah (30), warga RT 1 RW XVI Desa Bangsri Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, dia harus rela kehilangan bayi yang sudah dikandungnya selama sembilan bulan.

Kesediahan itu bermula saat Hasanah, masuk ke RSUD Kartini pada Sabtu (9/11) sekitar pukul 07.00 WIB. Tak lama berselang ia pun mengalami kontraksi dan bukaan pertama. Hingga pukul 13.00 WIB, ia mengalami bukaan tiga. Lalu setelah itu, ia merasa kondisinya tidak kuat karena rasa sakit yang teramat sangat dirasakannya.

Setelah itu, sekitar pukul 14.00 WIB, ia meminta agar dilakukan operasi cesar. Namun permintaan tersebut ditolak oleh pihak rumah sakit. Alasannya Umi merupakan pasien Jampersal yang memang merupakan progam dari pemerintah pusat untuk wanita hamil terlebih kalangan kurang mampu yang ingin melahirkan secara gratis.

Sekitar pukul 16.30 WIB, karena rasa sakit yang teramat, Umi meminta lagi agar pihak rumah sakit segera melakukan operasi cesar. Saat itu, bayi yang dikandungnya sempat diperiksa, ternyata detak jantung janinnya masih kencang. Karena alasan itulah, pihak rumah sakit kembali menolak permintaannya. Pihak rumah sakit beralasan bayi tersebut bisa dilahirkan secara normal.

Sepanjang sore itu, Umi kembali harus menahan sakit. Karena rasa sakit itu pula, ia berteriak histeris dan menangis keras. Ia pun meminta agar segera dilakukan operasi cesar. Akhirnya sekitar pukul 18.00 WIB, pihak rumah sakit menuruti permintaannya. Janin di perutnya pun diperiksa namun kali ini, detak jantung bayinya sudah tidak sekencang beberapa jam sebelumnya.

Lalu sekitar pukul 19.00 WIB, tim dokter pun melakukan operasi. Namun sayangnya, saat bayi tersebut berhasil dikeluarkan, sudah dalam kondisi meninggal dunia. Bayi tersebut ternyata terlilit tali pusar sehingga kekurangan oksigen. Minggu (10/11) dini hari bayi tersebut dimakamkan di Desa Bangsri, Jepara.

Saat di mintai keterangan,Direktur RSUD Kartini Jepara Koesnarto mengatakan pihaknya belum bisa memberi jawaban karena baru mengetahui kejadian meninggalnya bayi Umi Hasanah. Pihaknya akan meminta keterangan terlebih dulu dari dokter maupun perawat yang menangani persalinan Umi Hasanah.

Koesnarto menegaskan, prinsipnya tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien umum maupun jampersal. Semua pasien diperlakukan sama sesuai dengan kondisi yang dialaminya.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.