13 Sekolah Tingkat SMA Di Jepara Tidak Bisa Menjalankan UN

Sekretaris Dinas Dikpora sekaligus ketua panitia UN Ali maftuh
Sekretaris Dinas Dikpora sekaligus ketua panitia UN Ali maftuh

Sebanyak 13 sekolah tingkat SMA di jepara tidak bisa menjalankan ujian secara mandiri tahun ini. Hal ini lantaran berbagai sebab, diantaranya tidak memEnuhi criteria untuk bisa menggelar ujian nasional secara mandiri/ diantaranya jumlah murid yang minim.13 sekolah tersebut terdiri dari dua SMA swasta dan 11 MA.

Sekretaris Dinas dikpora sekaligus ketua panitia UN Ali maftuh mengatakan, diantara sekolah yang menggabung dalam pelaksanaan UN yakni MA Ittihadul muslimin desa kerso yang suda beberap tahun ini melakukannya, karena konflik ditingkat pengurus yayasan dan jumlah murid yang minim.”Tahun ini siswa MA ittihadul muslimin yang ikut UN sebanyak 13 siswa ayng digabungkan ke MAN Bawu” katanya

Baca juga:  Perajin Batik Jepara Minim, Terkendala Permintaan Masal

Ali maftuh menambahkan, untuk siswa MA ittihadul muslimin kerso, tahun ini merupakan tahun terakhir untuk mengikuti UN.

Sementara itu,beberapa sekolah yang ikut menggabung dalam pelaksnaan UN diantaranya MA NU kedung menggbung ke SMA N pecangaan, SMA nurul muslim batealit menggabung ke SMA PGRi Jepara dan MA nurul ulul welahan ke MA tashwiqul banat robayan.
Seperti halnya hari pertama lalu, di pelaksaan  UN hari kedua hanya ada satu peserta dari SMAN 1 Jepara yang absen karena mengikuti olimpiade sains di Serbia.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.