Barang Bukti Hasil Kejahatan di Musnahkan Kejari Jepara

Pemusnahan barang bukti hasil kejahatan tahun 2011 hingga pertengahan tahun ini di Kejari Jepara (26/6) kemarin.
Pemusnahan barang bukti hasil kejahatan tahun 2011 hingga pertengahan tahun ini di Kejari Jepara (26/6) kemarin.

Bertempat di halaman belakang Kejari Jepara (26/6) kemarin, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara memusnahkan barang bukti hasil kejahatan dari tahun 2011 hingga pertengahan tahun ini.

Dalam acara pemusnahan barang bukti tersebut di hadiri perwakilan Pengadilan Negeri Jepara, Polres Jepara, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara.

Barang bukti tersebut adalah sabu-sabu seberat lebih dari 36 gram, daun ganja kering, uang palsu, ratusan pil dextro, dan handphone.

Banyaknya kasus narkoba di Jepara sehingga Jepara menepati peringkat keenam di Jawa Tengah membuat barang bukti yang di musnahkan kebanyakan adalah narkoba. Hal itu di ungkapkan Kepala Kejari Jepara Afanie kemarin (26/6).

“Barang bukti hasil kejahatan yang dimusnahkan kali ini didominasi narkoba, karena di Jepara banyak kasus narkoba” ungkapnya.

Tak hanya memusnahkan uang palsu pecahan Rp. 50 ribu hasil kejahatan, Kejari Jepara juga memusnahkan uang palsu jenis dolar. Selain itu, beberapa jenis handphone merk china turut dimusnahkan.

“kenapa baru dimusnahkan sekarang, itu karena harus menunggu kasusnya berkekuatan hukum tetap atau inkrah,” ujar Afanie.

Afanie berharap, dengan pemusnahan barang bukti hasil kejahatan ini, tumbuh keprcayaan dari masyarakat kepada lembaga negara ini dalam menegakan hukum.

Artikel Terkait Lainnya