Dishubkominfo Kabupaten Jepara Usulkan Jembatan Portable

Aktifitas jembatan timbang Lebuawu Kecamatan Pecangaan beberapa waktu lalu
Aktifitas jembatan timbang Lebuawu Kecamatan Pecangaan beberapa waktu lalu

Dikarenakan jembatan timbang yang berlokasi di Desa Lebuawu Kecamatan Pecangaan ditutup oleh Pemerintah Provinsi Jateng beberapa waktu lalu, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Jepara mengusulkan jembatan timbang portable Kementrian Perhubungan melalui Dishubkominfo Jateng. Hal itu diungkapkan Kepala Dishubkominfo Jepara Basuki kemarin (13/6).

Pihaknya mengaku telah mengusulkan jembatan protable lebih dari lima tahun lalu. Namun karena belum dikabulkan hingga kini pengadaan terus diproses. “Proses yang lama ini memang disebabkan karena pos anggaran yang minim. Harga per unit jembatan portable itu mencapai Rp 500 juta” katanya.

Basuki menerangkan Jembatan timbang portable ini dilengkapi dengan load, break tester, tonage, dan lain-lain untuk mengukur tonase kendaraan. Hanya saja jembatan portable tersebut memiliki kemampuan terbatas.

Pihaknya mengaku merasa risau dengan ditutupnya jembatan timbang Lebuawu tersebut. Karena Kegunaan jembatan timbang Lebuawu lebih komplit jika dibandingkan dengan jembatan portable. Banyak kendaraan bertonase berat melintas tanpa kontrol. Namun pihaknya tidak dapat menindak karena jemabatan timbang Lebuawu merupakan kewenangan Dishubkominfo Provinsi Jawa Tengah.

Jepara yang dikenal sebagai kota ukir memuat muatan kayu dan lainnya yang perlu pengawasan intensif. Paska penutupan sama sekali tidak ada fungsi kontrol sehingga kendaraan bertonase lebih bebas berkeliaran di Jepara.

Sebab itu pihaknya mengusulkan jembatan timbang portable karena faktor urgensi tersebut. Diharapkan dengan adanya jembatan timbang portable itu nanti dapat mengontrol kendaraan yang bertonase lebih.