Mencari Ikan Nelayan di Jepara Pulang Tinggal Nama

Warga menyaksikan evakuasi korban Madiran nelayang yeng tenggelam saat mencari ikan (26/6)
Warga menyaksikan evakuasi korban Madiran nelayan yang tenggelam saat mencari ikan (26/6)

Rasa duka menyelimuti keluarga besar Madiran (60), warga RT 20 RW 6 Dukuh Bandengan Desa Surodadi Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara. Pasalnya mereka harus kehilngan anggota keluarganya untuk selama-lamanya.

Madiran (60) bapak lima anak, warga RT 20 RW 6 Dukuh Bandengan Desa Surodadi Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara, ditemukan tak bernyawa pada Kamis (26/6), sekira pukul 11:30 WIB. Ketika itu perahu sopek yang di gunakannya untuk mencari nafkah, terbalik saat Madiran melaut mencari ikan pada Rabu (25/6/).
Suratno yang merupakan tentangga Madiran menceritakan, pada hari Rabu (25/6) sore pergi melaut sendiri tanpa ada teman, namun di tengah laut Sumadun yang merupakan adik ipar korban dan juga berprofesi sebagai nelayan, saat pulang dari melaut melihat kapal sopek terbalik.

Melihat ada sebuah kapal sopel terbalik. Sumadun langsung memberi tahu warga Semat, namun warga semat tak ada yang merasa kapalnya terbalik.

Seterusnya, Suratno, Sumadun bersama warga nelayan lainnya kembali mendatangi lokasi kapal terbalik. Setelah kapal dievakuasi, ternyata kapal sopek tersebut milik Madiran.

” Saya dan warga langsung menuju tempat kapal terbalik dan langsung mengevakuasi, ternyata kapal itu milik Madiran” ucap Suranto

Sementara itu , Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara Pujo Prasetyo menyampaikan, kapal Madiran ditemukan di 200 meter dari bibir Pantai Bulak Baru Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara.

Sementara korban ditemukan sekitar 300 meter arah utara dari lokasi terbailknya kapal serta korbang langsung di bawa kerumah duka selnjutnya utuk di makamkan.

 

 

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.