Pelaku Penusukan Sales Kosmetik di Jepara Tertangkap

Pelaku dalam keadaan kaki terluka akibat tertebak diinterogasi di Unit Reskrim Polres Jepara (4/7) kemarin
Pelaku dalam keadaan kaki kana terluka akibat tertebak diinterogasi di Unit Reskrim Polres Jepara (4/7) kemarin

Polres Jepara telah berhasil membekuk pelaku penusukan terhadap Nor Khoirin (23) seorang wanita yang berprofesi sebgai sales kosmetik,warga Desa Sambilawang Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati .Nor Khoirin dianiaya seorang pria yang tak lain adalah mantan pacar korban di bakal kawasan industri Mulyoharjo Jepara yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pelaku yang sempat menjadi buronan hingga lebih dari sepuluh hari ini langsung digelandang ke Mapolres Jepara, dengan kondisi kaki kanan dibebat kain perban karena menderita luka tembak. Dia tertangkap oleh anggota Satreskrim Polres Jepara pada Kamis malam lalu di kawasan Pasar Baru Jakarta Pusat.

Dan tiba di Mapolres Jepara (4/7) sekitar pukul 14.30 dengan kucuran darah di kaki bagian kana karna bekas luka tembak.

Pelaku yang bernama Chandra Prasetyo itu merupakan warga Kabupaten Kudus. Ia mengaku melakukan tindakan kekerasan kepada korban yang juga mantan pacarnya bernama Nur Khoirin Aini warga Desa Sambilawang Kecamatan Trangkil Pati di bakal kawasan industri Mulyoharjo Jepara yang terjadi beberapa waktu lalu.

Tindakan Chandra sangat sadis, pasalnya dia tega mencekik korban dengan ikat pinggang, pemukulan sebelum akhirnya ditusuk mengunakan pisau hingga pingsan. Pelaku mengaku tidak merencanakan tindakan sadis tersebut, pisau yang ia gunakan untuk menusuk korban memang selalu dibawa.

“Saya suka merantau jadi kemana-mana selalu membawa pisau untuk menjaga diri,” akunya.

Kejadian itu bermula saat pelaku meminta kepada korban untuk berhubungan badan, lantaran di tolak korban di cekik mengunakan ikat pinggang, pemukulan, penusukan hingga korban mengalami luka parah dan jatuh pingsan.

Sementara itu, Kasubag Humas AKP Usman Junaidi menerangkan pihaknya melakukan masa pengejaran selama empat hari dan baru kemarin pelaku berhasil diringkus. Hanya sejumlah barang bukti belum dapat dikantongi diantaranya sepeda motor, lima unit telepon genggam dan pisau.

Usman menyatakan pihaknya tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut karena pihaknya perlu juga memperoleh keterangan dari pelaku secara langsung. Pelaku, katanya, belum siap untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Karena tindakan sadis tersebut, kata Usman, pelaku dikenakan sanksi pasal 365 dan 354 KUHP. Sanksi yang menjerat pelaku terhadap korban yakni berupa kurungan selama 12 tahun.

 

Artikel Terkait Lainnya