Pembayarkan THR Harus Tepat Waktu

Ilustrasi
Ilustrasi

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara mulai menghimbau ratusan perusahaan di Kabupaten Jepara untuk membayarkan tunjangan hari raya (THR) kepada karyawan sesuai ketentuan.
Hal itu, Itu di ungkapkan Bidang Pengawasan Ketanagakerjaan Dinas Sosial Ketanagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Jepara Muktiati, Sabtu kemarin.

Ketentuan pembayaran THR itu H-7 lebaran , namun lanjut Muktiati biasanya perusahaan-perusahaan di Jepara membayarakan THR pada H-2.

Pengamatan Muktiati, keterlambatan membayarkan THR banyak terjadi di perusahaan-perusahaan mebel di Jepara. Karena biasanya hari terakhir pengiriman atau hari terakhir kerja pada perusahaan mebel pada H-2.

Baca juga:  Debit Air Tanah Resapan Turun Tiga Persen Setiap Tahun

Jika THR di berikan H-7 alasan perusahaan mebel di Jepara, biasanya karayawan terus tidak masuk kerja padahal proses pengiriman barang kontainer sampai H-2.

Di tanya tentang besarnya THR, Muktiati menjelaskan, bagi karyawan yang sudah bekerja minimal satu tahun maka berhak menerima THR sebesar satu bulan gaji. Dan bagi karyawan yang memiliki masa kerja kurang dari satu tahun ada perhitungannya sendiri.

“Cara menghitung THRnya yaitu masa kerja dibagi 12 bulan dikalikan gaji, gaji tersebut, gaji pokok dan tunjangan tetap ” jelas Muktiati.

Baca juga:  Peredaran Uang Palsu di Jepara Marak

Mengantisipasi perusahaan-perusahaan nakal yang tidak membayarkan THR sesuai ketentuan, Dinsoskertrans Kabupaten Jepara membuka posko pengaduan. Bagi perusahaan yang tak membayarkan THR karyawannya sesuai ketentuan, maka akan diberi sanksi teguran sampai pencabutan ijin usaha.

 

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.