Peredaran Uang Palsu di Jepara Marak

 Peredaran Uang Palsu di Jepara Marak

Peredaran Uang Palsu di Jepara Marak

Memasuki pekan kedua bulan suci ramadan, peredaran uang palsu (upal) di Jepara kian marak, Nano penyedia bahan bakar minyak (BBM) bensin yang berlokasi di Desa Bulu Kecamatan Kota, mengungkapkan satu pekan lalu, pihaknya menjadi korban penipuan uang palsu tersebut.

Nano memperkirakan, konsumen yang diduga mengedarkan upal pada saat pembayaran kepada petugas SPBU yang ia kelola setelah mengisikan bensin, saat kondisi pembeli ramai.
“Wkatu pelaku beli BBM, di bayar sama upal, peredaran upal memang sangat rawan terjadi pada waktu SPBU tengah sibuk melayani konsumen:” ucpany.

Petugas piket SPBU di tempatnya, tertipu peredaran upal berupa dua lembar uang pecahan Rp 100 ribuan, satu lembar uang pecahan Rp 50 ribuan, dan satu lembar uang pecahan 20 ribuan. Dirinya sendiri mengaku telah mendengar peredaran upal pecahan Rp 10 ribuan.

Modus peredaran upal lanjut Nano, dengan pecahan Rp 10 ribu, barangkali karena maasyarakat makin waspada dengan pecahan Rp 100 ribu atau Rp 50 ribu. Sebab, nilai kerugian yang diderita akan makin besar pula.

Pihaknya menilai para pembuat upal telah makin pandai. Dikatakan Nano, jika dulu nomor seri uang tidak bercahaya ketika diperiksa dengan lampu pendeteksi, kini nomor seri upal dapat menyala saat diperiksa untuk mengelabuhi korban.

Pihak mengimbau kepada seluruh karyawannya untuk menerapkan SOP yang ditetapkan agar tidak lagi terkena tipuan peredaran upal. Terlebih kini kian marak terjadi pada saat menjelang lebaran seperti ini.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.