Peserta Lomban di Jepara Harus Taati Aturan

Peserta Lomban di Jepara Harus Taati Aturan
Peserta Lomban di Jepara Harus Taati Aturan

Kapolres Jepara AKBP M Taslim Chaeruddin mengimbau semua fihak lebih hati-hati dalam pelaksanaan Pesta Lomban Kupatan, yang dijadwalkan Senin (4/8) mendatang. Mengingat atas tragedi 16 tewas kecelakaan laut pada pesta Lomban tahun 2013 lalu.

Kapolres mengatakan, sudah mengirim surat kepada nelayan dan pemilik perahu wisata yang akan mengikuti pesta lomban kupatan. Tiap kapal atau perahu dalam kondisi layak jalan, tidak boleh membawa lebih 16 penumpang. Tersedia jaket pelampung sesuai jumlah penumpang. Imbauan Kapolres juga di pasang dalam banner di sejumlah dermaga penyeberangan di Pantai Bandengan, Pantai Kartini, juga di Pulau Panjang.

Baca juga:  Masyarakat Jepara Masih Suka Konsumsi Miras

‘’Kami berharap, pemilik perahu dan penumpang sama-sama menaati aturan” ucapnya.

Tiga Posko Kepala Posko Operasi Ketupat Candi (OKC) Polres Jepara AKP Karman mengatakan, untuk membantu kelancaran pelaksanaan pesta lomban, telah disiapkan tiga Posko terpadu di Pulau Panjang, Pantai Kartini, dan Pantai Bandengan. Tiap Posko disiapkan tim gabungan, termasuk diantaranya pelayanan kesehatan dan tim SAR.

Pesta Lomban atau dikenal juga dengan nama oleh masyarakat setempat sebagai bakda kupat dan bakda lomban adalah pesta masyarakat nelayan di wilayah Kabupaten Jepara dalam bentuk sedekah laut. Namun kini sudah menjadi milik keseluruhan masyarakat Jepara, bukan nelayan saja.

Baca juga:  Kemenag Jepara Resmikan Masjid Senilai 1 Milyar Lebih

Pesta ini merupakan puncak acara dari Pekan Syawalan yang diselenggarakan pada tanggal 8 syawal atau 1 minggu setelah hari Raya Idul Fitri yang dirayakan di banyak daerah di Jawa Tengah. Pusat perayaan ini berada di Pantai Kartini Jepara.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.