Seorang Guru SD di Jepara Tewas Tersengat Listrik

ilustrasi Arus Listrik
ilustrasi Arus Listrik

Rasa duka menyelimuti keluarga besar Suwandi (46). Pasalnya di bulan ramadan ini keluarga harus kehilangan salah satu anggota keluarga yakni, Suwandi (46) warga RT 3 RW 2 Desa Singorojo Kecamatan Mayong Jepara.

Suwandi yang merupakan guru SD 3 Bungu itu meningal, saat ia menghidupkan mesin pemompa air dengan tangan kiri Selasa (2/7) malam sekitar pukul 20.00 lalu.

Tanpa sepengetahuan korban, kabel colokan yang digunakan korban untuk menghubungkan dengan stop kontak itu dalam keadaan terbuka karena terkelupas. Celakanya ketika colokan tersambung dengan stop kontak, kabel yang terbuka tersebut mengenai tangan korban, korban tersengat arus listrik dengan kekuatan tegangan 220 volt. Korban tak berdaya untuk menyelematkan diri saat tersengat arus listrik.

Baca juga:  BPBD Jepara Gelar Pelatihan TRC

Saat kejadian berlangsung, tak ada satupun keluarga yang mengetahui, korban mengalami luka-luka di sela jari-jari kirinya. Hal itu di ungkapkan Kapolsek Mayong Iptu Sutono kemarin.

Kapolsek Mayong Iptu Sutono, lebih lanjut menceritakan, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Mayong. Korban sempat diperiksa dokter jaga di puskesmas tersebut, namun nyawa Suwandi seorang guru SD 3 Bungu itu tidak dapat tertolong lagi.

” korban sempat dilarikan ke Puskesmas Mayong , Korban juga sempat diperiksa dokter, namun nyawanya tak bisa tertolong” ucapnya

Baca juga:  Di Jepara 2.500 Unit Sepeda Motor Bertambah Setiap Bulanya

Jasad korban dimakamkan dikeesokan harinya di pemakaman desa tersebut.

Kejadian ini lanjut Sutono murni kecelakaan, pihak keluarga korban sudah dapat menerima musibah yang tengah menimpa korban,” ujarnya

Sutono menghimbau, dengan kejadian ini masyarkat agar lebih waspada terhadap benda-benda beraliran listrik. Dengan demikian diharapkan kejadian serupa tidak terulang lagi.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.