Pesta Lomban Jepara, Keselamatan Penumpang Kapal Menjadi Nomor Satu

Polisi bersama istansi terkait memantau persiapan lomban (1/8) kemarin.
Polisi bersama istansi terkait memantau persiapan lomban (1/8) kemarin.

Pesta Lomban atau dikenal juga dengan nama oleh masyarakat setempat sebagai bakda kupat dan bakda lomban adalah pesta masyarakat nelayan di wilayah Kabupaten Jepara dalam bentuk sedekah laut. Namun kini sudah menjadi milik keseluruhan masyarakat Jepara, bukan nelayan saja.

Pesta ini merupakan puncak acara dari Pekan Syawalan yang diselenggarakan pada tanggal 8 syawal atau 1 minggu setelah hari Raya Idul Fitri yang dirayakan di banyak daerah di Jawa Tengah. Pusat perayaan ini berada di Pantai Kartini Jepara.

Wakapolres Jepara Kompol Nicolas Dedy menyampaikan, untuk melakukan proses keamanan saat pelarungan pesta lomban, pihaknya akan di bantu personel dari TNI,Basarnas,BPBD,dan Dishubkominfo Jepara. Pihaknya juga sendiri juga menyiapkan ratusan personil. Tolal personil yang di kerahkan mencapai 630 orang.

” Keselamatan penumpang adalah nomor satu, kami akan perketat keamanan agar persitiwa kecelakaan laut yang terjadi tahun lalu tidak terjadi tahun ini” ucapnya.

Dedy melanjutkan, yang di perbolehkan melakukan prosesi pelarungan terdapat sejumpalh 140 kapal. Ratusan kapal tersebut telah di cek kelayakannya.

Pihaknya juga memberi tanda khusus berupa bendera yang di pasang di atas kapal. Untuk kapal yang tidak lolos cek kelayakan tidak di perkenankan melakukan proses pelarungan dan di beri penanganan khusus demi keselamatn melakukan trasportasi di laut.

Pihaknya juga melakukan pengecekan sejumplah titik lokasi yang bakal di gunakan untuk perayaan tradisi pesta lomban. Dianataranya ,Ujung Batu, Bandengan dan Pulau Panjang.

“Kami sudah melakukan pengecakan , sejauh ini persiapan keamanan cukup matang dan kami berharap pelaksanaan berjalan lancar” ungkapnya.

 

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.