Kemarau Debit Sumur PDAM Jepara Turun

ilustrasi Air PDAM
ilustrasi Air PDAM

Musim kemarau tahun ini mengakibatkan debit sumur PDAM Kabupaten Jepara turun hingga sepuluh persen, hal ini membuwat aliran air di kawasan Kecamatan Kota tak lancar.


Direktur PDAM Kabupaten Jepara Prabowo mengatakan beberapa bulan ini pihaknya mendapatkan kritik dan saran dari para pelanggan.

“Kondisi parah terjadi di Desa Bapangan Kecamatan Jepara. Tepatnya di perumahan Puri Asri. Banyak warga yang mengeluhkan aliran air hanya berupa tetesan” ucapnya.

Hal itu karena PDAM kekurangan bahan baku yakni air, banyak sumur milik PDAM yang debit airnya menurun di daerah itu.

Prabowo melanjutkan, yang mengalami kendala akses air, di bagian perumahan atas sedangkan pelanggan yang menepati perumahan bagian bawah masih bisa mengakses air secara lancar.

Prabowo melanjutkan untuk mengatasi persoalan sulitnya akses air ini pihaknya mengirim air dengan mengunakan armada tangki yang berkapasitas 4.000 liter air per hari dan di salurkan ke jaringan-jaringan.

Kedepannya tambah Prabowo pihaknya akan berupaya memperbaiki kualitas layanan dengan membangun enam sumur baru. Yakni di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan dua titik. Desa Demeling, Kecamatan Mlonggo dua titik. Desa Sinanggul Kecamatan Mlonggo dan Kecamatan Bangsri satu titik.

“Kami juga mulai mengaktifkan dua sumur yang belum selesai pemabangunannya, yakni yang adaa di Desa Rau, Kecamatan Kedung dan Desa Petekeyan Kecamatan Tahunan” ungkap Prabowo. (Ferdy K)

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.