Pelaku Illegal Logging Di Jepara Tertangkap

Alat bukti berupa kayu siap jual di amankan polisi
Alat bukti berupa kayu siap jual di amankan polisi

Purnomo (33), Jamali (45), dan Prayitno (33), ketiganya warga Desa Somosari Kecamatan Batealit harus berurusan dengan polisi karena tindakan mereka melakukan pembalakan liar (illegal logging) di hutan milik Perhutani yang ada di Desa Somosari Kecamatan Batealit Jepara. Ketiganya diamankan saat hendak menjual kayu sengon laut yang diambil dari hutan Perhutani itu.


Ketiga pelaku tersebut semula diamankan oleh polisi hutan yang sedang berpatroli di sekitar hutan Perhutani. Setelah itu, pada kamis (30/10) pukul 04.30 WIB ketiganya diserahkan kepada Polres Jepara untuk ditindak-lanjuti.

Baca juga:  Enam Ranperda Diterima Bupati Sambut Baik

KBO Satreskrim Polres Jepara Ipda Sulistyono mengatakan, pelaku mengambil kayu sengon laut di petak 79 a1 yang termasuk dalam KPH Pati. Barang bukti yang berhasil diamankan yakni kayu sengon laut sebanyak 3,67 kubik dengan jumlah 90 batang terdiri dari ukuran 130 cm dan 100 cm.

“Kami juga mengamankan satu truk nopol K 1318 RC yang digunakan pelaku untuk mengangkut kayu hasil curian ” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan pelaku, kayu-kayu tersebut akan dijual ke penggergajian yang ada di Mayong. Nilai kayu curian yang berhasil diamankan yakni sebesar Rp 2,5 juta. Di wilayah Perhutani itu memang sering terjadi kasus pencurian kayu. Hal ini karena area hutan yang luas sementara jumlah petugas minim.

Baca juga:  Kapolres Jepara Pimpin Langsung Razia Hiburan Malam

Atas perbuatannya, ketiga pelaku diancam dengan UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda minimal Rp 500 juta.

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.