Kepala Disdukcapil Jepara Galau

thKepala Disdukcapil Jepara Sri Alim Yuliatun, kebingungan dengan program Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Sebab, sampai saat ini program tersebut belum jelas.

Kebingungan itu bertambah lantaran ada surat edar dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor417.13/6626/SJ  yang berisi masih adanya permasalahan dalam percetakan E-KTP, untuk sementara tidak dilakukan menunggu sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Padahal, sesuai Perpres nomor 112 tahun 2013, pemberlakuan KTP regular hanya sampai 31 Desember.

“Kami jadi galau, Disatu sisi, ada Surat Edaran dari Kemendagri yang salah satu isinya menyatakan penundaan,  namun disisi lain aturan Perpres begitu,” keluhnya Rabu (17/12).

Baca juga:  Mesin Cetak Terbatas, Disdukcapil Jepara Terhambat Mencetak E-KTP

lebih lanjut Sri Alim mengatakan, dari surat edaran yang dikirim Kemendagri pertanggal 18 November 2014, sampai saat ini belum ada pemberitahuan lebih lanjut. Padahal, sampai dengan kemarin, pihaknya masih belum mencetak 30.308 E-KTP dari 737.083 yang telah melakukan perekaman.  Dan masih banyak yang belum melakukan perekaman. Sedangkan batas akhir pemberlakuan KTP reguler tinggal hitungan hari saja.

“ibarat buah simalakama. Karena E-KTP ini ditunda, kami mengeluarkan KTP reguler. Kalau sampai batas akhir sesuai Perpres masih belum bisa selesai, kami tidak dapat mengeluarkan KTP reguler. Kalau mengeluarkan kena sanksi. Padahal, masih banyak warga yang butuh KTP sebagai identitas dan untuk keperluan-keperluan penting lainnya,”terangnya.

Baca juga:  2015 Disdukcapil Jepara Cetak E-Ktp Lagi

Untuk menindak lanjuti permasalahan ini, Sri Alim telah menerima surat dari Provinsi, yang rencananya hari ini (18/12) pihaknya bersama Dindukcapil seluruh Jateng  akan menggelar audiensi dengan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri. Audiensi tersebut dimaksudkan agar ada kejelasan terkait program e-KTP .

Artikel Terkait Lainnya