Pajak Reklame dan Hiburan Tidak Penuhi Target

reklame-medan-450x264Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Jepara Anwar Haryono mengatakan,
Pendapatan pajak reklame dan pajak hiburan di Kabupaten Jepara tahun 2014 ini tidak bisa menutup target yang dibebankan.

“Untuk pajak hiburan, dari target Rp 105 juta hanya terpenuhi Rp 58 juta atau hanya 55 persen.
Sedankan untuk pajak reklame hanya terpenuhi sekitar 83 persen dari target Rp 300 juta kini baru terkumpul Rp 251 juta,” kata Anwar (24/12).

Belum terpenuhinya target pendapatan dari dua sector itu dikarenakan memang terkendala beberap hal.
Untuk pajak reklame, di kabupaten jepara sejatinya kalah bersaiang dengan beberap wilayah yang berada di jalur pantura.

Hingga saat ini, lanjutnya hanya dua produk yang masih eksis untuk pasang reklame yakni motor dan rokok.
Pemilik produk lebih memilih lokasi promo reklame di jalur pantura karena memang lebih efektif.


“Jepara termasuk wilayah di pinggiran. Selain itu, untuk beberapa titik dan ukuran reklame juga terbentur dengan perda ketertiban, kebersihan dan keindahan (K3),” katanya.

Baca juga:  Di Jepara 2.500 Unit Sepeda Motor Bertambah Setiap Bulanya

Anwar menambahkan, untuk pajak hiburan yang bersumber dari pagelaran kesenian, music, tari serta pertandingan olahraga memang sulit trepenuhi
karena akhir- akhir ini pentas music dan olahraga di Jepara juga tidak sebanyak tahun- tahun sebelumnya.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.