Adanya SVLK Nilai Ekspor Mebel Jepara Meningkat

DSC_1689Ketua Asmindo Jepara Akhmad Fauzi mengatakan, Sertifikat Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang dikantongi sejumlah pengrajin mebel dan ukir di Kabupaten Jepara, diklaim mampu meningkatkan daya tawar produk di pasar dunia. Hal itu terbukti nilai ekspor bidang furniture mebel dan ukir di Jepara meningkat sekitar lima persen di tahun 2014 dibanding tahun sebelumnya.

“Sebagian besar pengusaha mebel di Jepara sudah mempunyai Sertifikat Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), hal ini yang mendorong naiknya nilai ekspor,” ucapnya.

Baca juga:  Jelang Bulan Suci Ramadhan, Tempat Hiburan Malam di Jepara Dirazia

Menurut Fauzi, pengusaha mebel yang sudah mengantongi SVLK dinilai memiliki motivasi lebih dalam memasarkan produknya di pasar dunia. Di sejumlah negara Uni Eropa  kayu yang digunakan dijamin legalitasnya.

Dengan diberlakukannya kebijakan integrasi pasar tunggal ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun ini, lanjutnya, tentu menjadi spirit untuk bersaing. Terlebih negara tujuan ekspor mebel asal Jepara mencapai 100 lebih negara.

“Ibaratnya mereka yang sudah punya SVLK ingin memaksimalkan fungsi SVLK itu sendiri, dibanding tahun sebelumnya, pada penutupan tahun 2014 lalu ada kenaikan sekitar lima persen, dengan total nilai ekspor mencapai 126 juta dolar AS,” katanya.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.

3 Komentar

  1. Anjar Bajura says

    Pasarane meningkat.. Tp bayaran wong ngamplas kurang maen

  2. Muhamad Gunawan says

    buat bupati tolong pengukir di jepara diberi sertifikat agar bisa menbedakan yg berkualitas dan yg tidak berkualitas. #iniaspirasiku