Akses Jalan Damarwulan-Tempur Terancam Longsor

longsor-tempur-1Intensitas dan curah hujan tinggi, menyebabkan kekhawatiran warga yang berada di dataran tinggi. Tidak terkecuali bagi mereka yang tinggal di perbukitan Desa Tempur Kecamatan Keling.

Hingga saat ini jalan penghubung Desa Damarwulan  – Tempur nyaris putus akibat tergerus longsoran. Sebagian aspal di sisi kanan jalan telah termakan longsor sehingga cukup membahayakan bagi pengguna jalan. Hal ini sebagimana pantauan yang dilakukan wakil bupati Jepara Subroto dengan didampingi Dinas Instansi terkait.

Petinggi Desa Tempur Sutoyo mengungkapkan, longsor di Desa Tempur terjadi di wilayah RT 01 RW 01. Kondisinya cukup mengkhawatirkan karena jalan tersebut merupakan satu satunya akses menuju tempat tinggalnya. Selain wilayah RT 01 RW 01, longsor juga sempat terjadi dan mengenai rumah milik Parsan warga RT 1 RW 3, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Baca juga:  HUT JPC Berlangsung Meriah

“Hingga saat ini, seluruh warga Desa Tempur diintruksikan untuk tetap siaga jika sewaktu-waktu terjadi bencana seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Sutoyo, masyarakat di desanya sudah terbiasa dengan kondisi tersebut. JIka sewaktu-waktu terjadi bencana khususnya longsor, mereka akan turun langsung dan bergotong royong membersihkan longsoran tersebut. “Tanpa kami perintahkan, biasanya mereka sudah mempunyai kesadaran sendiri,” ujarnya.

Melihat kondis ini, wakil bupati Jepara Subroto menginstruksikan secara langsung kepada petinggi, untuk segera membuat surat yang ditujukan kepada bupati Jepara tentang kondisi di wlayah Tempur. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, akan menindaklanjutinya dengan menurunkan dana talangan darurat untuk mengatasi masalah tersebut termasuk segera mengantisipasi dan memperbaiki infrastruktur jalan, agar longsoran ini tidak semakin parah.

Baca juga:  Debit Air Tanah Resapan Turun Tiga Persen Setiap Tahun

“Kami instruksikan kepada petinggi, untuk segera mengirimkan surat kepada bupati agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dikatakan wakil bupati, akses jalan ini merupakan sesuatu yang sangat vital. Jika akses jalan ini terputus, maka kegiatan perekonomian masyarakat juga akan lumpuh.

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.