Karung Berisi Tanah Untuk Tambal Tanggul di Tegalsambi Jebol

Karung Isi TanahUntuk meminimalkan ancaman banjir, sembilan titik tanggul yang ada di Desa Tegalsambi Kecamatan Tahunan kini hanya ditambal seadanya dengan menggunakan tumpukan karung yang diisi dengan tanah.

Petinggi Desa Tegalsambi Agus Santosa mengatakan, sembilan titik inilah yang menyebabkan banjir pada 10 Desember 2014 lalu. Perbaikan sementara ini yang baru bisa pihaknya lakukan, agar jangan sampai ketika hujan deras datang tanggul sungai jebol dan akhirnya menggenangi pemukiman warga seperti  kejadian sebelumnya.


“Idealnya sepanjang Sungai Bendo disender, namun  karena keterbatasan anggaran yang dimiliki desa,  maka untuk sementara ini diperbaiki dengan tumpukan karung yang berisi tanah,” ungkap Agus.

Baca juga:  Lima Parpol Tidak Patuh Administrasi

Dimusim penghujan kali ini, lanjut Agus, titik tanggul yang jebol bertambah dibandingkan dengan musim hujan sebelumnya. Tahun lalu, titik yang jebol hanya delapan buah, kini bertambah satu titik yang panjangnya sekitar  10 meter.

“Titik–titik yang jebol tahun lalu juga belum diperbaiki secara penuh, tahun ini malah bertambah.  Jika hal ini tidak mendapat respon dari Pemerintah Kabupaten Jepara, maka ancaman banjir akan  membayangi warga Desa Tegalsambi”, katanya.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.

1 Komentar

  1. Zöe BlöödySåbbåth
    Zöe BlöödySåbbåth says

    BELANDA SAJA BISA,,qo!
    BIKIN BENDUNGAN BESAR..
    Yg manfaatnya sangat besar..sampai saat ini sangat membantu mengurangi banjir & irigasi ketika KEMARAU.
    Dari situ bisa kita Lihat,,pemerintah jaman penjajahan belanda.
    pemerintahan daerahnya LEBIH KREATIF,PAKAI OTAK & PEDULI kepada warganya.
    mari kita belajar dari pengalaman