Mesin Cetak Terbatas, Disdukcapil Jepara Terhambat Mencetak E-KTP

EktpBerdasarkan Aturan, Kartu Tanda Penduduk(KTP) reguler tidak diperpanjang hingga Januari 2015. Batasnya hanya sampai dengan tanggal 31 Desember 2014. Hal ini mengakibatkan permintaan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di Kabupaten Jepara sangat tinggi.

Namun sayang, jumlah permintaan yang tinggi tidak dibarengi fasilitas yang memadai, diantaranya terbatasnya daya cetak mesin pencentak (printer) sehingga membuat pelayanan sedikit terhambat. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara, Sri Alim Yuliatun, kemarin (20/1).

Sri mengungkapkan, dari 5 hinnga 14 Januari, sebanyak 1.388 penduduk Jepara telah mengajukan pencetakan E-KTP. Jumlah tersebut adalah bagian dari 30 ribu lebih warga yang baru melakukan perekaman dan belum memperoleh E-KTP.

Baca juga:  Isi Ramadan, PLN Tanjung Jati B Santuni 536 Anak Yatim

“Kami hanya memiliki dua alat pencetak (printer), makanya kami belum bisa melayani dengan maksimal, sejak mulai aktif dicetak KTP Elektronik hanya sebanyak 67 kartu,” kata Sri Alim.

Untuk mengatasi hal tersebut, lanjut Sri Alim, secara teknis Disdukcapil telah melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Se-Kabupaten Jepara. Hasilnya antara lain menentukan jadwal pencetakan E-KTP di masing-masing kecamatan. Hal ini di lakukan agar pencetakan E-KTP bergilir dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya.

“Tiap kecamatan punya jadwal sendiri-sendiri, kami berharap warga di masing-masing kecamatan mengetahui kapann ia bisa menerima cetakan KTP Elektronik,” ungkapnya.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.