Debit Air Tanah Resapan Turun Tiga Persen Setiap Tahun

Surutnya persediaan air tanah  disebabkan makin sedikitnya daerah resapan air di hulu maupun hilir. Air lebih banyak mengalir di permukaan dari pada meresap ke dalam tanah.  Itu mengakibatkan ketersediaan air baku di dalam tanah pada sumur yang dimiliki Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Jepara terus mengalami penurunan. Debit air tanah turun tiga persen setiap tahun. Hal itu dikatakan Direktur PDAM Jepara, Prabowo.

“Penurunan sebesar tiga persen per-tahun. Dengan debit air yang selalu menurun itu, diperkirakan stok air yang ada di sumur akan habis dalam jangka waktu 15 tahun mendatang,” ujar Prabowo.

Untuk mengatasi masalah ini, PDAM akan membuat sumur resapan baru. Selain itu, sebanyak 19 titik sumur baru juga siap diekplorasi. Berdasarkan uji geolistrik, di dalam tanah di 19 titik tersebut, terdapat sumber air yang cukup banyak.

“Pembuatan sumur baru tersebut merupakan program jangka pendek dan menengah. Sebab kita tidak bisa terus mengandalkan air dalam tanah. Saat ini dan kedepan, air akan banyak mengalir di permukaan. Kecuali jika ada perbaikan vegetasi dan pengaturan tata ruang yang baik,” tandas Prabowo.