Hingga Pertengahan Februari 485 Warga Jepara Terkena DBD

IMG_0520Sejak Januari hingga pertengahan Februari tahun 2015 ini, demam berdarah dengue (DBD) sudah menyerang 485 warga Kabupaten Jepara.Meski begitu, Pemkab Jepara belum menetapkan persoalan ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Kita tidak bisa asal-asalan dalam menetapkan status KLB. Sebab, kalau unsur-unsur itu tak terpenuhi maka tidak bisa ditetapkan KLB,”  ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara Dwi Susilowati (12/2).

Susilowati mengatakan, penetapan status KLB harus mengacu pada Keputusan Dirjen PPM No 451 tahun 1991 tentang Penyelidikan dan Penanggulangan KLB. Ada beberapa unsure KLB  yakni kemunculan penyakit menular itu sebelumnya tidak ada atau tak dikenal. Lalu terjadi peningkatan kejadian penyakit secara terus menerus selama tiga kurun waktu, baik jam, hari maupun pekan. Lalu terjadi peningkatan kejadian kematian akibat penyakit itu dua kali lipat atau lebih dibanding periode sebelumnya. Dan terakhir jumlah penderita baru dalam satu bulan menunjukkan kenaikan dua kali lipat dari sebelumnya.

Kasus DB di Jepara tiap tahunnya fluktuatif. Tahun 2013, tercatat ada 1951 kasus DB dan 11 penderitanya meninggal dunia. Sedang tahun 2014, hanya terjadi 806 kasus DB dan enam penderitanya meninggal dunia. Sedang 2015 ini, sejak Januari – pertengahan Februari sudah terjadi 485 kasus DB dan belum ada penderita yang meninggal dunia.

Karena alasan ini pula, Kabupaten Jepara pun masuk peringkat tiga besar kabupaten/kota di Provinsi Jateng yang angka kasus serangan demam berdarahnya tinggi.

 

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.

1 Komentar