Pengelolaan Tidak Jelas Danau Blingoh Terancam Ditutup

wEBDisebabkan karena pengelolaan yang belum jelas, terutama dalam hal pengamanan yang minim, danau dadakan yang berada di Desa Blingoh Kecamatan Donorojo Jepara terancam ditutup oleh pemerintah.

Camat Donorojo Nur Yanto mengatakan, air yang ada di lubang bekas aktifitas penambangan kapur tersebut tidak mengalir sehingga sangat kotor. Jika dibuat mandi dapat membahayakan kesehatan. Untuk itu, pihaknya dengan keras meminta agar pemerintah desa untuk mempertegas larangan mandi atau mencebur ke air danau tersebut.

“Setelah kami melakukan tinjauan langsung di lokasi danau tersebut, kami merasa sangat miris. Pasalnya, pengunjung yang mencapai ribuan lebih tak ada pengawasan dan pengamanan yang terlihat. Airnya kotor dan bahaya bagi kesehatan, kami juga langsung memberikan peringatan kepada pemerintah Desa untuk memperbaiki pengelolaan agar tidak ditutup oleh pemerintah akibat membahayakan,” kata Nur Yanto (9/2).

Dia mengemukakan, selain masalah itu, pihaknya juga menyoroti tentang penarikan retribusi. Dia menilai penarikan retribusi tersebut terlalu terburu-buru. Seharusnya perlu adanya koordinasi dengan pihak terkait, seperti pihak Dinas Pariwisata maupun dengan instansi lain di tingkat Kabupaten.

“Agar dapat diperjelas. Apalagi penarikan retribusi itu harus ada laporannya. Kalau hanya diserahkan pada sembarang orang, dikhawatirkan dapat disalahgunakan,” katanya.

Pihaknya juga mengaku baru saja memberikan surat berisi beberapa permintaan  kepada pemerintah Desa Blingoh. Sedikitnya ada enam poin yang diinginkan yang intinya meminta agar pengelolaan danau tersebut dapat diatur dengan baik. Kalau tidak, bisa jadi, objek dadakan danau tersebut ditutup.

  • pmrinth trun tangan dOng, kn lg rme”y. keuangan.y bs bwt benahi sekolahn dan jalan yg ada d tmpt.

  • Bupatine piye????