Pengusaha Karaoke Tolak Penutupan

4Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mensosialisasikan penutupan karaoke di Jeapara yang akan dilakukan April mendatang di Pendopo Kabupaten Kamis (12/2) kemarin. Dari pertemuan yang dihadiri sekitar 60 pengusaha karaoke di Jepara, belum ada hasil dan titik terang. Pihak pemkab masih sebatas menampung aspirasi dari para pengusaha karaoke dan berjanji akan mendiskusikannya.

”Banyak sekali warga masyarakat Jepara yang menginginkan penutupan karaoke ketimbang yang ingin terus buka. Kita sudah sering beri toleransi dan lakukan operasi pembinaan. Namun semuanya tak membuahkan hasil,” ujar  Wakil Bupati Subroto.

Baca juga:  Enam Ranperda Diterima Bupati Sambut Baik

Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Jepara Subroto mengemuakakan rencana penutupan karaoke dikarenakan, keberadaan tempat-tempat karaoke yang ada di Jepara menganggu pembangunan daerah, kaitannya dengan mewujudkan masyarakat yang memiliki religiusitas.
Selain itu, maraknya tempat karaoke dinilai menjadi tempat berkembangnya miras dan prostitusi yang meresahkan masyarakat. Bahkan, kata Subroto, tingginya angka perselingkuhan dan perceraian juga adanya karaoke menjadi salah satu penyebabnya.

“kali ini pemkab mengambil langkah tegas dengan melakukan penutupan semua tempat karaoke pada 10 April mendatang. Sisa waktu sebelum jadwal penutupan tersebut kami rasa cukup untuk melakukan perubahan dan peralihan dari usaha karaoke ke usaha lain terutama usaha kuliner,” katanya.

Baca juga:  3 Nelayan Berjam Jam Terombang Ambing di Lautan Karimunjawa

Sementara itu ketua paguyuban pengusaha Pungkruk, Mulud menyatakan, pihaknya tetap keberatan dengan rencana penutupan yang digadang-gadangkan pemkab Jepara 10 April mendatang. Sebab, perubahan dari usaha karaoke ke usaha lain tak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi saat ini ada 500 lebih karyawan di bidang usaha karaoke.

”Pegawai sebanyak itu, kalau ini ditutup justru berujung pada meningkatnya pengangguran di Jepara,” ungkap Mulud.

 

 

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.