Perajin Batik Jepara Minim, Terkendala Permintaan Masal

DSC_0557Rencana Pemerintah Kabupaten Jepara menjadikan batik Jepara sebagai seragam PNS disambut gembira oleh para perajin yang tergabung dalam Paguyuban Batik Jepara. Namun perajin juga merasa terkendala jika pengadaan seragam tersebut dilakukan serentak.

Ketua paguyuban Biyung Pralodo, Suyanti mengatakan, untuk pengadaan seragam PNS secara serentak susah dipenuhi paguyuban. Karena jumlahnya yang banyak, sementara anggota paguyuban terbatas.

“Kami mempunyai kendala jika batik Jepara dijadikan seragam PNS serentak, karena jumlah anggota kami yang terbatas,” ungkapnya.

Suyanti menjelaskan, jumlah PNS di Jepara diperkirakan lebih dari 11 ribu pegawai. Kalaupun paguyuban memenuhi secara serentak, perlu proses lelang dan sebagainya.

Sebelumnya, keinginan Pemerintah (Pemkab) Jepara untuk menjadikan batik Jepara sebagai seragam PNS mencuat saat Bupati Jepara, Akhmad Marzuqi menyampaikan pidatonya pada 11 Oktober lalu.

Baca juga:  Babinsa Ujung Tombak Dilapangan TMMD REG 97 Jepara

Marzuqi yang saat itu membuka even Festival Tenun dan Batik Jepara 2014 tersebut menyatakan, pada perubahan APBD 2015 batik Jepara akan dijadikan seragam PNS. Pihaknya juga mendorong kegiatan-kegitan yang mendukung promosi batik Jepara kedepannya.

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.