Polres Jepara Tangkap dan Bina 32 Preman

1349596-wen-operasi-preman--780x390Sejumlah preman yang biasa mangkal di tempat keramaian Kota Jepara, seperti pasar, terminal, dan dianggap kerap meresahkan warga, tertangkap aparat kepolisian Polres Jepara saat menggalakkan razia preman selama bulan Februari 2015 ini.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Jepara, AKP Maryono, mengatakan razia yang dimulai awal Februari hingga terakhir Kamis (26/2) kemarin , 32 preman berhasil diamankan petugas.

“Pelaksanaan razia ini berdasarkan atas instruksi dari Kapolda Jawa Tengah pada akhir Januari lalu, razia preman, sementara  kami telah mendapatkan 32 preman yang kami bina dengan memberikan peringatan dan membuat surat pernyataan,” ujar Maryono.

Adapun titik-titik yang dijadikan target operasi tersebut, lanjut Maryono, seperti Pasar Ratu Jepara, Pasar Bangsri, Lapangan Kecamatan Bangsri, Terminal dan Sub Terminal, Pasar Pecangaan, Pasar Kalinyamatan, dan Pasar Mlonggo.

Penentuan titik operasi tersebut berdasarkan laporan masyarakat. “Berdasarkan informasi dari masyarakat banyak preman di lokasi tersebut,” lanjut Maryono.

Selain sejumlah preman yang ada di keramaian dan pasar tradisional. Pihak kepolisian sebelumnya juga menyasar target target utama lain, yakni debt collector yang sering menyertakan aksi kekerasan atau premanisme dalam pekerjaannya.