Ubah Sampah Menjadi Rupiah

10959430_735060256602269_3481658725243947614_nUntuk memanfaatkan sampah yang oleh sebagian orang tidak bermanfaat,  mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN ) Unisnu mengajak masyarakat Desa Margoyoso Kecamatan Kalinyamatan Jepara untuk membuat Bank Sampah.

Langkah ini dilakukan agar menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. Selain itu, Bank Sampah ini juga dapat membantu mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sampah.

Peserta KKN Unisnu Desa Margoyoso, Alfiaturohmah mengatakan, sama seperti di bank-bank penyimpanan uang, para nasabah dalam hal ini masyarakat, bisa langsung datang ke bank untuk menyetor. Bukan uang yang di setor, namun sampah yang mereka setorkan.

Baca juga:  KPU dan UNISNU Jalin Kerjasama

Sampah tersebut ditimbang dan dicatat di buku rekening oleh petugas bank sampah. Dalam bank sampah, ada yang di sebut dengan tabungan sampah. Hal ini adalah cara untuk menyulap sampah menjadi uang. Selain sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dari sampah, sampah khususnya plastik ternyata bisa juga dimanfaatkan kembali (reuse).

“Bila tidak dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin beberapa tahun mendatang masyarakat akan hidup bersama tumpukan sampah di lingkungannya,” ujar mahasiswa Fakultas Dakwah Unisnu tersebut.

Sebagai langkah awal mahasiswa KKN akan membuat percontohan Bank Sampah di wilayah RT 3 RW 4 Desa Margoyoso Kecamatan Kalinyamatan.

Baca juga:  Camat Mlonggo Terima Mahasiswa KKN Undip

Selain itu, mereka juga sudah melaksanakan sosialisasi dengan mengahadirkan Pembina Bank Sampah Asri Mandiri desa Mulyoharjo, Bowo Sulistyono, guna mengajarkan pengolahan Bank Sampah.

Artikel Terkait Lainnya