Penguatan Mata Uang Dolar Belum Berdampak Signifikan

mebel-jprKetua Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Jepara, Jamhari mengatakan, Penguatan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terhadap nilai tukar rupiah belum berdampak signifikan terhadap industri olahan kayu, baik mebel, ukir dan patung di Jepara.

“Saat ini banyak pengusaha mebel di Kabupaten Jepara yang masih menggunakan mata uang rupiah dalam bertransaksi. Itu sebabnya, menguatnya nilai tukar dolar tak mempengaruhi jumlah produksi,” ungkap Jamhari.

Pengusaha yang memungkinkan memperoleh momentum untuk mendapatkan keuntungan besar dari situasi ini adalah mereka yang telah memperoleh banyak order ekspor, serta transaksinya menggunakan mata uang dolar AS.

Baca juga:  Adanya SVLK Nilai Ekspor Mebel Jepara Meningkat

Menurut Jamhari, pengusaha tersebut akan menggenjot produksi untuk memenuhi order yang dipesan sehingga transaksi pembayaran bisa dipenuhi, dan menukarnya dengan mata uang rupiah.

Artikel Terkait Lainnya