Awas Uang Palsu…!! Pengedar Tertangkap

Muh Syaifudin alias Pupuk (25) warga RT 02 Rw 02 Desa Damarwulan Kecamatan Keling Jepara. Harus mempertanggung-jawabkan perbuatanya di hadapan Polisi lantaran ia terbukti mengedarkan uang palsu. Syaifudin ditangkap bersama dengan barang bukti berupa uang palsu senilai Rp 5,2 juta, dalam pecahan Rp 100 ribu-an.

“Kami berhasil menangkap tersangka dengan barang bukti 52 lembar pecahan uang palsu Rp 100 ribu-an. Selain barang bukti upal yang kita amankan, berdasarkan penyidikan yang dilakukan, upal yang sudah beredar di masyarakat ada sekitar Rp 20 juta, namun belum kita telusuri dimana transaksinya. Sejauh ini korban baru tiga orang,” ujar Wayan saat gelar perkara, Selasa (14/4) di Mapolres Jepara.

Baca juga:  Sunatan Masal akan Warnai TMMD REG 97 Jepara

I Wayan Suhendar menjelaskan, kasus peredaran upal ini berawal saat tersangka menggunakan upal ini untuk membeli kayu sengon lau, sengon jawa, dan mahoni pada Jumat (27/3) kepada beberapa korban yakni Jawut (41) warga RT 04 RW 01 Desa Tempur Kecamatan Keling, Beni Setiawan warga RT 02 RW 03 Desa Tempur Kecamatan Keling serta untuk membayar hutang kepada Muh Mu’am. Setelah bertransaksi jual beli kayu, korban merasa curiga dan menyadari jika uang yang diterima tidak seperti biasanya, kemudian dilaporkan sehingga diamankanlah tersangka ini.

Baca juga:  3 Pelajar SMP di Jepara Tak Lulus Unas

“Polisi mengamankan upal sebanyak 12 lembar upal pecahan Rp 100 ribu, dari Beni Setiawan 24 lembar uang pecahan Rp 100 ribuan, sedangkan dari korban Suliyono Warga Desa Damarwulan Kecamatan Keling, juga diamankan sebanyak 16 lembar upal pecahan Rp 100 ribu,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, tersangka kini harus mendekam di tahanan Polres Jepara dan dijerat dengan pasal 36 ayat 3 jo pasal 26 ayat 3 UU 17 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan pasal 245 KUHP dengan ancaman maksinal 15 tahun penjara.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.