GOW Grobogan Study Banding di Jepara

11121798_683748241753695_964088212_nGabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Grobogan, merasa kagum akan keberhasilan dan kemajuan produksi tenun ikat Troso Jepara. Hal ini diungkapkan saat studi banding ke kota ukir belum lama ini.

Suryati Icek Baskoro, Ketua GOW sekaligus istri Wakil Bupati Grobogan, mengataan, tenun ikat Troso tidak hanya menjadi kain khas untuk pakaian dinas di Instansi, tetapi juga mampu menembus pasar domestik bahkan eksport manca negara.


Sementara di wilayahnya, Kabupaten Grobogan banyak produksi kain batik yang bagus dengan berbagai corak dan ragam, mulai dari Nawang Wulan, Joko Tarub, Mrapen, Abadi dan lainnya.

Baca juga:  Hotel dan Resto Jepara Beri Discount 20 Persen

“Namun para pembatik di wilayah kami  belum punya ciri khas sebagaimana yang terjadi di Jepara dengan Tenun Ikat Troso. Inilah yang mendasari GOW Kabupaten Grobogan melakukan study banding di Jepara Bumi Kartini bersamaan dengan perayaan Festival Kartini ke-3,” ungkapnya.

Menurutnya, pihaknya sangat ingin menimba pengalaman sebanyak-banyaknya. Rombongan yang dibawa sebanyak 80 orang yang sekaligus untuk napak tilas di tempat Kartini dibesarkan dan dipingit.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.