Jepara Bagian Utara Tempati Posisi Tertinggi Pengidap HIV/AIDS

4052662.bin_Tidak lepas dari pola kehidupan warganya serta adanya beberapa tempat prostitusi terselubung di beberapa Kecamatan di wilayah utara Jepara, membuat Kecamatan Jepara utara menempati peringkat tertinggi kasus HIV/AIDS di Kabupaten Jepara, dan mengantarkan Jepara menempati peringkat ketiga kasus HIV/AIDS di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan aktivis LSM SSR NU Jateng, Ririn Zuli Wahyuni. Menurutnya, sebanyak 500 kasus HIV/AIDS di Jepara sejak 1997, lebih dari separuhnya ditemukan di wilayah Jepara bagian utara.

“Di Jepara bagian utara memang banyak praktik prostitusi terselubung. Hal ini menyebabkan penularan penyakit mematikan ini cenderung cepat. Hal ini ditambah dengan jenis pekerjaan kepala rumah tangga (suami) yang sering bekerja di luar kota. Kasus HIV/AIDS memang didominasi penderita yang sudah berumah tangga, antara 26-40 tahun,” ungkapnya.

Baca juga:  KBIH Pertanyakan Dana Transportasi Haji

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara yang dirilis LSM SSR NU Jepara, sebanyak 254 kasus HIV/AIDS di Jepara terjadi di Jepara bagian utara, mulai dari Kecamatan Mlonggo hingga Donorojo. Dari 80 kasus yang baru ditemukan di Jepara selama 2014, 44 kasus terjadi di Jepara bagian utara.

”Daerah yang paling banyak penderitanya adalah Kecamatan Bangsri, dengan 43 kasus dalam kurun waktu 1997 hingga 2013, dan 11 kasus sepanjang 2014. Ini yang sudah terdeteksi. Kami yakin bisa lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.