Jepara Cultural Festival Untuk Ajang Promosi Daerah

DSC_0371Sedikitnya 500 seniman Jepara memeriahkan perhelatan Jepara Cultural Festival (JFC). Acara yang rutin digelar sejak tiga tahun terakhir itu menyuguhkan beragam kesenian tradisional asli Bumi Kartini, seperti Perang Obor Tegalsambi, Pesta Baratan Kalinyamatan, dan Memeden Gadhu Kepuk. Selain itu, juga ditampilkan tari kolosal garapan baru bertema Kerajinan Jepara.

Art Director JCF 2015, Kustam Eka Jalu, meyampaikan, sengaja kesenian-kesenian tradisi Jepara itu disuguhkan dengan kemasan teatrikal agar lebih menarik dinikmati. Tradisi-tradisi lokal tersebut diadaptasi supaya masyarakat lebih mengenal dan memahami tradisi budaya setempat.

“Sebetulnya tradisi budaya itu sudah lama ada, tapi masyarakat Jepara sebagai masyarakat pendukung dari kebudayaan itu sendiri kini banyak yang tidak mengerti makna serta sejarah lahirnya kebudayaan tersebut,” ujar Kustam, Senin (20/4).

Baca juga:  Pemkab Jepara Gelar Dialog di Pasar Ngabul

Lebih lanjut Kustam menyampaikan, itu sebabnya pada JCF 2015 kali ini mengangkat sejarah ritual dan prosesi tradisi kebudayaan lokal yang ditata dengan alur dramatik agar mudah dicerna oleh masyarakat, tanpa mengesampingkan bentuk estetis dan artistik dalam kaidah pertunjukan kesenian.

Sementra itu Wakil Bupati Jepara, Subroto mengatakan, pelaksanaan Festival Kartini yang telah dimulai dua pekan lalu, bermula dari realitas alam Jepara yang penuh dengan potensi. Potensi alam, budaya dan kesenian tersebut dikemas menjadi daya tarik wisata, sekaligus juga investasi Jepara.

Baca juga:  Kasus Kekerasan Anak Di Jepara Masih Tinggi

“Festival Kartini ke-3 sebagai perhelatan budaya terbesar dan terlengkap sepanjang sejarah Jepara. Saya sepakat untuk menjadikan Festival Kartini sebagai acara promosi daerah. Karena ini, acara yang baru ketiga kalinya diharapkan benar-benar menjadi pesta rakyat warga Jepara,” ungkap Subroto saat sambutan pada Jepara Cultural Festival (20/4).

Diharapkan melalui Festival Kartini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Jepara, dengan cara mengembangkan produk kerajinan dan ekonomi kreatif.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.