Satpol PP Jepara Terus Gelar Razia Karaoke

sosialisasi-karaokeLantaran masih membandel dengan membuka usaha karaokenya, penguasaha karaoke Amin warga Desa Bugel, Kecamatan Kedung, diperingatkan keras oleh Satuan Polisi Pamong praja (Satpoll PP) Jepara atas tindakan bandelnya itu. Bahkan Satpoll PP juga menyita miras yang di jual oleh amin.

Kepala Satpol PP, Trisno Santoso mengatakan, pada Jumat (8/5) malam, Satpol PP mendatangi sejumlah tempat karaoke. Di antaranya tempat karaoke milik Amin di Desa Bugel, Kecamatan Kedung, tempat karaoke di Dermaga Kartini Jepara, serta di kawasan Pungkruk, Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo.


“Kami mendapati tempat karaoke milik Amin masih buka serta menyediakan miras dan jasa pemandu karaoke (PK). Pemilik pun kami peringatkan keras atas tindakan bandelnya itu,”ungkapnya.

Trisno Santoso menegaskan, jika peraturan penutupan tempat karaoke tersebut harus ditaati. Hingga nanti ada aturan lain yang menganulirnya, atau yang mengatur lebih lanjut.

Baca juga:  Penghuni Rusunawa Blok B Keluhkan Suplay Air Bersih

”Saya memperingatkan untuk terakhir kali agar dia menutup usaha karaoke. Jika masih buka lagi, kami akan kenakan Tipiring,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga memperingatkan pemilik agar tidak melakukan tindakan intimidatif terhadap anggota Satpol PP yang bertugas. Baik melalui pesang singkat maupun telepon. ”Jika ingin mengadu, silakan datang ke kantor.

Sementara itu, Amin mengaku sengaja membuka usaha karaokenya meski telah diperingatkan berkali-kali karena tidak memiliki usaha lain. Sedangkan ia harus menghidupi keluarganya.

”Saya tidak bisa bekerja dengan usaha lain. Hanya ini usaha yang saya miliki untuk membiayai kehidupan keluarga,” kata pria

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.

1 Komentar