Pengusaha Karaoke di Pungkruk Minta Toleransi

Pengusaha karaoke di Kawasan Pungkruk melalui wakil ketuanya, Mulud menyampaikan, meminta toleransi kepada Pemerintah Kabupaten Jepara untuk tetap membuka usahanya hingga bulan Ramadhan. Pasalnya pengusaha harus menabung uang untuk persiapan bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri.

”Seperti biasanya, tiap tahun kami memang tutup saat bulan puasa hingga Hari Raya,” ungkapnya.

Mulud mengatakan, meski pengusaha disarankan untuk merombak tempat karaoke tanpa ruang tertutup (hole), tapi waktu yang diberikan tak cukup. Selain juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Baca juga:  Papepung Terima Surat Pembongkaran

“Jika alasan pembongkaran adalah menempati tanah negara, berwujud apapun bangunannya maka tetap akan dibongkar. Di sinilah kami merasa tidak mendapat keadilan. Sedang di luar sana banyak bangunan yang berdiri di sanderan pantai tapi dengan mudah dapat izin,” ungkap Mulud.

Penguasaha karaoke di pungkruk siap jika disuruh mengurus ijin maupun menyewa tanah tersebut. Pengusaha pun meragukan jika pasca pembongkaran Kawasan Pungkruk bisa langsung dibangun sebagaimana yang direncanakan oleh wakil Bupati.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.