Puluhan Tenaga Honorer K2 Meminta Kepastian

Saat ini ada 1.023 honorer yang belum diangkat menjadi CPNS dan sejauh ini tidak mendapatkan kepastian dari pemerintah.

Setidaknya ada tiga permohonan yang disampaikan oleh FK GTT ini, yakni meningkatkan status honorer K2 menjadi CPNS dengan mengajukan usulan ke Pusat atau mensejahterakan kesejahteraan K2 yang mempunyai masa kerja serta pengabdian yang sama dengan cara inpassing. Memohon peningkatan kesejahteraan melalui APBD dan memohon surat rekomendasi dari bupati Jepara untuk disampaikan kepada pemerntah pusat.

Hal itu di katakan Pengurus Forum Komunikasi Guru Tidak Tetap (FK-GTT), Sholikhul Hadi saat mendatangi kantor DPRD Jepara, Selasa (9/8). Kedatangan honorer K2 ini untuk meminta kejelasan nasib mereka usai gagal diangkat menjadi CPNS tahun lalu.

Baca juga:  Si Jago Merah Lalap Gudang Mebel di Jepara

“Sejak tahun 2005 sudah ada penanganan, akan tetapi setelah adanya tes pada 2013 dan ada verifikasi faktual terhadap honorer K2, kini tidak ada tindak lanjut bagi kita yang tidak lolos menjadi CPNS. Pemkab wajib memberikan perhatian karena honorer hanya berpenghasilan Rp 200 ribu per bulan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DRPD Jepara, Sunarto, menyatakan pihaknya akan turut membantu memperjuangkan nasib para guru honorer K2 yang masih belum jelas. Ia berharap pemerintah juga dapat memberikan tambahan kesejahteraan kepada mereka.

Baca juga:  Tahun 2015 Korban Meninggal Karena DBD Mencapai 11 orang

“Jika perlu akan dilakukan revisi perda tentang pendidikan, sehingga nanti di APBD akan tersedia anggaran untuk membantu honorer K2 ini yang nilainya disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” jelasnya.

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.