Satu Keluarga Dari Jepara Menjadi Korban Jatuhnya Pesawat Hercules C 130

Musibah jatuhnya pesawat Hecules C130 yang jatuh di Medan, Sumatra Utara pada Selasa (30/6) menjadi duka yang mendalam bagi keluarga Serda Ainul Abidin, salah satu korban pesawat Hercules C130 di Kelurahan Jobokuto RT 15 RW 5 Jepara.

Anak ke-4 dari pasangan Kasmin dan Siti Qomayatun ini menjadi korban kecelakaan bersama sang istri, Astuti Indah Sari, dan kedua anaknya yakni Rizki Putri Rahmadani dan M Arif Wicaksono.

Ayah dari Ainul Abidin, Kasmin mengatakan, keluarga mendapat kabar kali pertama Serda Ainul Abidin menjadi korban Hercules jatuh dari temannya, ia mendapatkan kabar jika pesawat yang ditumpangi anaknya jatuh, saat menjemput anak dan istrinya di Pekanbaru untuk ikut pindah di Natuna.

“Mendapat kabar dari teman saya, saya masih tidak yakin dan belum percaya jika pesawat yang ditumpangi anak saya mengalami musibah. Tapi tidak berselang lama saya melihat di televisi jika pesawat memang jatuh. Untuk memastikan, saya telepon keluarga pihak perempuan. Ternyata kabar tersebut memang benar,” ungkapnya dengan mimik muka lesu.

Sementara itu, kakak korban, Mastikah, mengatakan sebelumnya kejadian naas itu korban sempat menelephon dan berpamitan untuk pindah dari Pekanbaru Riau ke Natuna dengan mengajak Istri serta anak-anaknya.

“Dia menelephon sekitar tiga hari lalu, minta ijin dan doa kalau mau pindah. Rupanya itu telpon terakhir darinya,” ujarnya sembari meneteskan air mata.

Menindak lanjuti informasi itu, keluarga melaporkan hal itu ke Kodim 0719 Jepara dengan membawa serta foto Serda Ainul Abidin dan keluarganya. Kasmin berharap, jika jenazah korban telah teridentifikasi, bisa segera dibawa pulang ke Jepara.

“Saya meminta, jika memang anaknya sudah pasti menjadi korban dan sudah terindentifikasi, agar dibawa pulang ke Jepara untuk dimakamkan,” ungkapnya.