Asmindo Akan Gelar IFFINA ke -9

Ketua Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia ( Asmindo) Komda Jepara Jamhari menilai, perkembangan industri mebel saat ini masih stagnan. Hal itu dirasa perlu adanya inovasi baru untuk menggeliatkannya.

Nilai ekspor Indonesia khususnya mebel saat ini hanya mencapai Rp 2 US Dolar. Khususnya Jawa Tengah termasuk Jepara hanya menyumbang 30 persen.


“Jumlah itu nilainya lebih kecil dibandingakan Vietnam yang nilai ekspor mebelnya mencapai Rp 7 miliar US Dolar. Ini harus ada upaya cepat bagi para pelaku usaha mebel, selain itu harus ada kebijakan pemerintah yang mendukung percepatan target nilai ekspor tahun ini,” ungkapnya.

Baca juga:  Fasilitas kesehatan minim, Bayi di Karimunjawa Meninggal

Melihat fenomena itu, Asmindo akan kembali menggelar pameran furniture dengan nama even Internasional Furniture and Craft Fair Indonesia (IFFINA). Dalam kesempatan ini, pelaku usaha furniture akan bertemu langsung dengan para buyer yang ada di seluruh dunia.

“Pameran ke-9 ini akan digelar pada tanggal 10- 13 Maret 2016 mendatang bertempat di Senayan, kami berharap khusus untuk Jepara banyak yang tertarik dengan even pameran ini. Even pameran ini sangat bergengsi dan dinantikan untuk pengembangan pasar usaha mebel,” ungkapnya.

Baca juga:  Jepara Inspiration Project Lakukan Gerakan Pungut Sampah

Jamhari menambahkan, melalui even pameran Iffina ini, perkembangan mebel dan peningkatannya diharapkan akan lebih signifikan. Karena, tidak hanya pada mengenai pangsa pasar, tetapi juga untuk memberikan pemahaman, jika kebutuhan dunia akan furniture ini semakin berkembang.[]

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.