Kasus Narkoba Di Pekalongan Tak Pengaruhi Transaksi Mebel

Ketua Komdar Asmindo Jepara Jamhari mengatakan, kasus narkoba dengan kamuflase bisnis mebel yang terjadi di Desa Pekalongan, Kecamatan Batealit , Jepara pada tanggal 27 Januari 2016 lalu, tidak mempengaruhi proses transaksi antara pengusaha dengan pembeli (buyer).
” Mempengaruhi proses transaksi antara pengusaha dengan pembeli (buyer) tidak terjadi karena Umumnya hubungan transaksional antara pengusaha dengan buyer sudah terjalin lama. Sehingga tak akan mempengaruhi transaksi,” ungkapnya.
Namun, menurut Jamhari berpengaruhnya pada citra Jepara dan bisnis mebel-ukir. Dia mengakui jika riuhnya distribusi bahan baku dan hasil industri serta aktivitas industri lainnya membuat Jepara rawan sebagai tempat transit barang selundupan, termasuk narkoba.


“Dengan banyaknya proses distribusi barang, maka akan sulit dibedakan apakah barang yang didistribusikan benar-benar terkait dengan kebutuhan industri atau hanya merupakan kamuflase,” katanya .
Untuk itu, dia meminta agar pengusaha lokal, atau pengusaha yang bekerjasama dengan pemilik modal dari warga negara asing agar lebih waspada dan selektif.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.