165 Penyuluh Agama Islam Non PNS Ikuti Pembinaan

1Bertempat di Ruang Rapat 1 Setda Jepara, Kamis (28/7). Sebanyak 165 Penyuluh Agama Islam Non PNS se-Kabupaten Jepara mengikuti pembinaan. Acara itu bertujuan untuk lebih memantapkan peran dan fungsinya sebagai corong umat sehingga termotivasi untuk melaksanakan tugas dengan penuh ketekunan dan pengabdian dengan menghasilkan penyuluh yang profesional.

Tidak hanya itu, acara yang dihadiri Bupati Jepara, Dandim 0719 Jepara, Ketua Pengadilan Agama Jepara, Kepala Kemenag Kabupaten Jepara dan Kabag Kesra Setda Jepara itu, juga bertujuan sebagai upaya untuk mendakwahkan islam, menyampaikan penerangan agama dan mendidik masyarakat dengan sebaik-baiknya sesuai ajaran agama dan sebagai upaya untuk memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat, baik secara pribadi, keluarga maupun masyarakat umum.

Dalam sambutannya Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Jepara sangat membutuhkan penyuluh untuk dapat melakukan pembinaan kepada masyarakat sebagai perpanjangan informasi Kementerian Agama di kecamatan.

Hal itu, karena perannya sebagai perpanjangan informasi maka fungsi penyuluh sangat strategis di masyarakat untuk memberikan pemahaman dan penyuluhan Agama termasuk juga sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga nilai-nilai akhlak manusia di tengah-tengah perkembangan
masyarakat yang dinamis serta mewaspadai situasi yang terjadi dimasyarakat dengan munculnya gerakan-
gerakan atau aliran yang menyesatkan.

Terkait dengan hal tersebut, maka Penyuluh Agama kata Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, dipandang perlu
diberikan beberapa arahan dan pembinaan kepada para penyuluh Agama Islam di tingkat kecamatan sehingga
terwujudnya masyarakat yang religius dan taat beragama di Kabupaten Jepara ini.[]