Antisipasi Pelanggaran Hukum Tim Pora Jepara Awasi WNA

2Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah melalui Kantor Imigrasi Kelas II Pati, membentuk Tim Pengawasan Orang Asing (PORA). Hal ini dimaksudkan guna menyelesaikan masalah dan sekaligus pengawasan Orang Asing serta mengantisipasi tindak pidana dengan jaringan internasional. Dengan tujuan menegakkan peraturan dan perundangan yang berlaku demi menjaga tegaknya kedaulatan Negara atas keberadaan dan kegiatan orang asing yang berpotensi merugikan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia khususnya di Kabupaten Jepara.

Pada kesempatan tersebut juga dibarengi peresmian Sekretariat Tim Pengawasan Orang Asing Kabupaten Jepara yang beralamatkan di Rumah Jagongan Jalan Patimura, Jepara, Selasa (19/07/2016). Peresmian tersebut dihadiri Kepala Divisi Kantor Wilayah Kementerian dan HAM RI Jawa Tengah M. Diah, MH., didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Pati Iwan Rustiawan, S.Sos., Forkopimda Kabupaten Jepara bersama SKPD terkait, diantaranya Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jepara, Dinas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jepara dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara.

Di Sekretariat ini nantinya akan berfungsi menyediakan data-data terkait Orang Asing yg masuk ke Kabupaten Jepara, seperti data perlintasan WNA, peta konsentrasi keberadaan WNA, data penegakan hukum keimigrasian, dan lain sebagainya. Data-data tersebut nantinya dapat dimafaatkan oleh instansi terkait guna melaksanakan tugas.

Baca juga:  Peran KB Pria di Jepara Masih Rendah

Dengan tim ini, diharapkan nantinya juga dapat memantau misalnya data kedatangan dan kepergian Orang Asing khususnya di Jawa Tengah. Jika ada selisih, maka dapat ditelusuri karena rentan adanya pelanggaran keimigrasian bahkan tindak pidana. “Diharapkan dengan adanya ruang sekretariat ini, akan semakin mempermudah tim Pora dalam berkomunikasi dan berkonsolidasi serta bersinergi,” kata M. Diah, MH. Kadiv Kanwil Kemenkumham RI Jateng.

Tak hanya itu, sambungnya, pembentukan sekretariat ini juga mengingat terlebih lagi saat ini telah diberlakukan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan keluarnya Perpres Nomor 21 tahun 2016, tanggal 2 Maret 2016, yang menetapkan bebas visa kunjungan ke Indonesia kepada 169 negara, sehingga makin banyak orang asing datang ke negeri sehingga dipastikan jumlah orang asing yang datang ke Indonesia akan semakin bertambah serta di Kabupaten Jepara sendiri pada khususnya.[]

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.