Tiga Pekerja Bangunan di Jepara Tertimpa Tembok Satu Tewas

Kecelakaan kerja kembali tejadi di Kabupaten Jepara. Nasib na’as menimpa seorang pekerja bangunan yang sedang merenovasi bangunan sekolah dasar negeri (SDN) 2 Ketileng Singolelo Kecamatan Welahan Jepara, bernama Asrofi (52) warga Desa Jetak RT 01 RW 01 Kecamatan Wedung Kabupaten Demak. Ia tewas dalam keadaan tertimbun tembok (27/7).

M Zainudin anggota BPBD Kabupaten Jepara mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.00 wib. Kala itu, tiga pegawai bangunan tengah merenovasi bangunan SD. Korban bersama dua orang rekan pekerja bangunan sedang memasang sluk besi, tiba-tiba terdengar suara runtuhan bangunan.

Baca juga:  2014 Pengidap HIV Aids Jepara Didominasi Ibu Rumah Tangga

“Dua teman korban lari ke arah timur dan berhasil menyelamatkan diri. Sementara korban berlari ke arah selatan yang mengakibatkan korban terjebak dan tertimpa runtuhan tembok bangunan,” ungkap Zainudin.

Tidak hanya korban yang tertimpa reruntuhan tembok, namun kedua rekan korbn saat itu juga mengalami nasib yang sama, yakni tertimpa reruntuhan tembok dengan ketebalan 25 cm, tinggi 2.8 m dan lebar 7 m, namun keduanya diketahui masih hidup.

Berbeda dengan nasib kedua temanya yang masih bisa diselamatkan, nyawa Asrofi (52) warga Desa Jetak RT 01 RW 01 Kecamatan Wedung Kabupaten Demak, tidak dapat diselamatkan ketika dalam perjalanan menuju Pukesmas setempat. Korban langsung dibawah kerumah duka untuk di makamkan.[]

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.