Untuk Efektivitas Pengelolaan 8 SD Negeri di Jepara Digabung

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jepara Nomor 420319/2016 tertanggal 21 Juni 2016. Delapan Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Jepara dilebur atau digabung oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara.

“Delapan SDN itu adalah SDN 4 Tahunan dan SDN 5 Tahunan digabung hanya menjadi SDN 5 Tahunan, SDN 1 Karangrandu dan SDN 2 Karangrandu digabung menjadi SDN 1 Karangrandu, SDN 1 Pendosawalan dan SDN 3 Pendosawalan menjadi SDN 1 Pendosawalan dan SDN 4 Telukwetan dengan SDN 6 Telukwetan menjadi hanya SDN 4 Telukwetan,”, ungkap Kepala Disdikpora Jepara, Khusairi.

Ditanya perihal mengapa dilakukan peleburan, Khusairi membeberkan, yakni dikarenakan jumlah siswa yang sedikit, dalam satu lokasi namun peserta didiknya sedikit serta kekurangan guru. Penggabungan ini dilakukan untuk efektivitas pengelolaannya.

Pasca dilebur, lanjutnya, hal-hal yang berkaitan dengan aset sekolah yang digabungkan, sarana prasarana, kesiswaan, ketenagaan dan administrasi lainnnya menjadi tugas dan tanggungjawab kepala sekolah yang menerima penggabungan di bawah koordinasi Disdikpora.

Khusairi menambahkan, tahun depan juga sudah ada rencana untuk melakukan penggabungan beberapa sekolah yang tidak memenuhi syarat. Sebab, ada beberapa sekolah yang memang berpotensi tidak mampu berdiri sendiri lagi sehingga harus dilebur.[]