Rayakan HUT RI ke 71 Dengan Sepak Bola Sarung

Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dirayakan berbagai kalangan, baik kalangan pemerintahan ataupun masyarakat umum.

Seperti halnya yang dilakukan warga Desa Bantrung Pendem Rt 10 Rw 03 kecamatan Batealit Jepara. Untuk menyemarakkan HUT RI ke 71 yang jatuh pada hari Rabu (17/8), tokoh dan warga mayarakat mengadakan lomba sepak bola sarung.

Tidak seperti sepak bola pada umumnya, sepak bola sarung ini diikuti para kaum lelaki yang usianya diatas 40 tahun.

Tidak hanya itu, dalam sepak bola sarung ini pemain wajib mengenakan sarung. Setelah itu,  pemain yang kalah harus melepas baju.

Sontak masyarakat yang menyaksikan pertadingan ini tertawa karena melihat pemain bola yang tidak muda lagi, apalagi sambil mengenakan sarung. Bahkan dalam sela-sela pertandingan seorang pemain ada yang harus terjatuh karena sarung yang dikenakannya terlepas.

Ketua RT 10 Rw 3 yang juga ikut andil sebagai pemain bola sarung, Barno mengatakan, acara sepak bola sarung ini sengaja diadakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 71 tahun. Menurutnya, sepak bola sarung itu sebagai simbol kemesraan antar warga masyarakat.

“Dalam sepak bola, masyarakat harus bekerja secara tim, dan untuk mencapai kemenangan diperlukan kekompakan, kerjasama, serta kerja keras dalam tim. Oleh sebab itu kami mengadakan acara sepak bola ini agar masyrakat mengerti arti pentingnya hidup bergotong royong,” ungkapnya.

Baca juga:  Rayakan HUT RI Kedungcino Gelar Bazar

Barno melanjutkan, dalam pertandingan sepak bola sarung ini terbagi menjadi dua tim. Untuk tim yang berhasil memenangkan pertandingan ini diberi hadiah berupa dua ekor kambing.

Namun dua ekor kambing tersebut untuk dimakan bersama-sama baik tim yang menang maupun tim yang kalah.  Hal itu untuk menunjukkan rasa kebersamaan antar warga masyarakat.[]

Artikel Terkait Lainnya