Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti Berkunjung ke Karimunjwa

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berkunjung ke wilayah karimunjawa Kabupaten Jepara, Senin (5/9/2016). Dalam kesempatan tersebut, Susi menyempatkan diri bersama Wakil bupati Jepara Subroto  dan dipandu Kabag Humas Setda Jepara Hard Prianto , menggelar acara temu wicara dengan masyarakat di alun-alun Kecamatan Karimunjawa , Jepara. Pada momen tersebut,  mayarakat diberi waktu untuk berdialog langusng dengan Menteri  Susi Pudjiastuti.

Sumarto seorang nelayan Karimunjawa mengatakan,  pihaknya meminta menteri  Kelautan dan Perikanan untuk menindak tegas jaring Cantrang yang masih saja sering menjalankan aksinya di perairan karimunjawa.  Dirinya  dan nelayan lainya juga sepakat untuk mengirim surat kepada gubernur Jawa Tengah untuk melarang pengunaan jaring cantrang. Tidak hanya itu Sumarto juga meminta  agar pemerintah mebantu mempermudah pembentukan badan hukum bagi kelompok nelayan di Karimunjawa.

Sementara Sumarto yang juga seorang nelayan menginkan agar dikepulauan Karimunjawa di kirim petugas penyuluh perikanan agar kinerja nelayan karimunjawa lebih baik lagi.

Baca juga:  Penderita Kusta Dapat Bantuan Senilai Rp 240 Juta

Menaggapi pertanyaan dari masyarakat  Karimunjawa, Wakil bupati Jepara Subroto mengatakan,  pihaknya berjanji secepat mungkin mengirimkan PPL ke kepulaun terluar kabupaten Jepara tersebut. Sedangkan untuk sulitnya mengurus bandan hukum bagi kelompok nelayan, Subroto meminta  agar camat Karimunjawa untuk mendata kelompok  nelayan  mana saja yang kesulitan menggurus badan hukum, Subroto akan mengirim notaris ke Karimunjawa dengan biaya pribadinya.

” Kami mohon pak camat untuk mendata biar nanti saya datangkan notaris dengan biaya pribadi saya,” ungkapnya.

Sementara itu  Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, menurutnya jaring cantrang bisa merusak  terumbu karang Karimunjawa dan bisa menghilangkan ekosistem ikan. Jika  terumbu karang rusak dan ikan tidak ada karimunjawa tidak menarik lagi.

Menurut Susi, Karimunjawa menarik salah satunya karena keindahan bawah lautnya. Karena itu Susi menyarakan, agar masyarakat Karimunjawa membuat siskampling laut secara swadaya.  Susi mengajak masyarakat untuk mengusir penangkapan ilegal di Karimunjawa. Demi  masa depan Karimunjawa.

Baca juga:  Bulungan Sebagai Sentra Almari di Jepara

Susi menambahkan,  bagi nelayan yang ingin menambah alat tangkap ikan bisa pinjam uang ke bank, dengan bunga ringan. Meski pemerintah telah memutuskan bunga bank untuk nelayan sebesar 9 persen, ia meminta agar pihak bank bisa memberikan pelayanan khusus bagi nelayan Jepara.

“Kasih tujuh persen sajalah khusus Jepara. Paling tidak seberapa, kalau cuma untuk seribu nelayan dan setiap nelayan sekitar Rp 25 juta. Alat tangkap yang bagus itu penting agar ikan yang didapat juga bagus. Nanti SMS saya, menghadap ke kantor bank dan bilang disuruh bu Menteri ,” terang Susi.

Sementara itu saat snorkling di seputaran  pulau menjagan, Susi Pudjiastuti  menyatakan kekagumanya terhadap perairan Kaimunjawa.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.