Pembangunan PLTU Tanjung Jati B Unit 5 dan 6 Masuk Tahap Prakonstruksi Awal

Tanimoto dari Sumitomo Corp selaku kontraktor proyek pembangunan PLTU TJB mengatakan, pembangunan PLTU Tanjung Jati B unit 5 dan 6 resmi di mulai pada April lalu. Untuk saat ini pembangunan sudah memasuki bulan ke empat dari target pembangunan selesai selama 54 bulan. Dari target 54 bulan dirinya menargetkan PLTU Tanjung Jati unit B unit 5 dan 6 akan beroprasi pada tahun 2021 mendatang.

” Masing- masing berkapasitas 1000 Megawat (MW) dan pembangunan dua unit PLTU tambahan ini akan melengkapi empat unit yang sudah beroperasi sebelumnya,” ungkapnya.

Baca juga:  Lomba Tertib Arsip Desa Tingkat Jateng Diwakili Desa Ngabul

Terkait pembangunan PLTU TJB unit 5 dan 6 itu sendiri, Tanimoto mengatakan, ada beberapa tahap yakni tahap prakonstruksi, konstruksi dan operasi. Dan saat ini sudah memasuki tahap konstruksi awal. Ditahap ini, membutuhkan sekitar 10 ribu pekerja. Akan tetapi, saaat ini jumlah pekerja baru sekitar 1.348 orang.

” Jumplah pekerja akan semakin terus bertambah seiring dengan banyaknya kebutuhan tenaga kerja. Namun jumplah itu akan menurun saat memasuki tahap initial synchronization karena aktivitas menurun,” ungkapnya.

Terkait tenaga kerja Tanimoto menjelaskan , bahwa tenga kerja yang di rekrut dengan kriteria tertentu sebanyak 30 persen, dari tenaga local baik yang berdampak maupun tidak. Hal itu sebagaimana dokumen AMDAL yang wajib mengunakan jasa tenaga kerja local minimal 30 persen dari total tenga kerja yang di butuhkan.

Baca juga:  Ngabuburit Sambil Bagikan Bahan Sosialisasi

” Saat ini tenaga kerja yang di rekrut di utamakan dari tiga kecamatan. Mulai dari Desa Tubanan, Desa Balong, Desa Kaliaman, Desa Kancilan, Desa Wedelan, Desa Jeruk Wangi, Desa Bondo, Desa Kedungleper,dan Desa Karanggondang,” jelasnya.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.