Pemkab Jepara Soroti Penyalahgunaan Narkoba dan Obat – obatan Terlarang

Bertepatan dengan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bankesbangpol), menggelar kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), belum lama ini di Pendapa Kabupaten. Sosialisasi yang diikuti sekitar 115 peserta perwakilan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Jepara, dibuka resmi Wakil Bupati Dian Kristiandi.

Wakil Bupati Dian Kristiandi mengatakan, data Polres Jepara sejak awal tahun ini hingga Juli pihaknya telah menangani 14 kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan 16 tersangka, 12 pengedar, dan 4 pemakai. Sedangkan pada 2016 di Jepara kasus penyalahgunaan narkoba terdapat 26 kasus dan 33 jumlah tersangka, dengan barang bukti 41.028 gram sabu-sabu, extasi 16.006 gram, dan 11.098 ganja.

“letak geografis Jepara menjadi lokasi yang strategis untuk melakukan aksi peredaran narkoba. Sebagai wilayah yang tidak termasuk jalur perlintasa untuk ke beberapa wilayah, dimanfaatkan pengedar narkoba, untuk melintas di daerah ini sebelum melakukan transaksi di tempat lain,” katanya.

Andi mengharapkan peran serta Ormas yang berada langsung di masyarakat, dapat membantu pemerintah untuk melakukan pencegahan,pemberantasan penyalahgunaan narkoba baik dilingkungan keluarga maupun menyebar di masyarakat.

Artikel Terkait Lainnya