Polisi Periksa Saksi Kasus Pungli di Salah Satu SMP Negeri di Jepara

Kasatreskrim Polres Jepara AKP Suharta mengatakan, pihkanya sampai saat ini telah memeriksa sebanyak 14 saksi, dalam kasus pungutan liar (pungli) di salah satu SMP Negeri yang ada di Jepara.

” Sebanyak 12 saksi adalah guru SMP terkait yang juga termasuk panitia penerimaan peserta didik baru (PPDB). Dua lainnya merupakan orang tua calon murid yang diminta memberikan uang,” ungkapnya.

Suharta memastikan dalam waktu dekat akan ada tersangka.Soal identitas calon tersangka, Kasatreskrim menyatakan jika mereka merupakan guru sekolah tersebut yang sudah berstatus PNS.

Baca juga:  Pemkab Segera Tunjuk Pelaksana Tugas Kepala Dinas Bina Marga Jepara

Tersangka nantinya, lanjut dia, akan diancam dengan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pasal 12 E, mengingat kasus itu melibatkan PNS.

Sebelumnya, uang senilai Rp. 62,5 juta berhasil diamankan Tim Saber Pungli Polres Jepara pada Senin 3 juli 2017. Uang tersebut di dapatkan dari salah satu SMP Negeri di Jepara. Pungutan itu digunakan untuk ”membeli” bangku sekolah dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB). Uang tersebut dijadikan jaminan agar calon siswa benar-benar bisa masuk di SMP yang dimaksud.

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.