Bikin Resah, Enam Anak Jalanan Ditangkap Satpol PP Jepara

JEPARA – Enam anak jalanan ditangkap petugas Satpol PP Jepara saat berada di kawasan SGBK Jepara, Kamis (7/9). Enam anak jalanan yang ditangkap itu terdiri dari empat perempuan dan dua laki-laki, mereka adalah FU dari Pelang Kidul Mayong, NW dari Pulung Boyolali, AAP dari Gresik, AMS dari Desa Sumanding Kecamatan Kembang, R dari Purbalingga dan G dari Bantar Waru Banjarnegera.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Jepara Anwar Sadat mengatakan, diamankannnya enam anak jalanan itu lantaran ada informasi dari masyarakat di sekitar SGBK yang resah. Informasi yang diterima jika anak jalanan itu sempat membobol sebuah toko yang mengakibatkan kerugian sekitar Rp 8 juta.

“Ada dua orang lagi yang kabur, mungkin mereka ini yang membobol toko,” ungkap Sadat.

Baca juga:  Satpol PP Jepara Terus Gelar Razia Karaoke

Lebih lanjut, Sadat menuturkan anak-anak jalanan ini mencari uang dengan mengamen di sejumlah lokasi keramaian di Kota Jepara. Dari enam anak yang ditangkap ada beberapa yang berstatus sebagai pelajar dan ada juga yang putus sekolah.

Agar tidak mengulangi perbuatan mereka, akhirnya Satpol PP Jepara berinisiatif untuk mengirim mereka ke panti sosial, melalui Dinsospermades. Hal itu agar juga mendapatkan pendidikan ketrampilan untuk hidup.

Kasi Rehabilitasi dan Jaminan Perlindungan Sosial Dinsospermades Jepara Joko Setyowanto mengatakan, enam orang anak jalanan tersebut akan dikirim ke dua panti yang berbeda. Untuk perempuan akan dikirim ke Panti Perempuan Wanodyatama Sukoharjo. Sementara dua laki-laki, akan dikirim ke Panti Pelayanan Sosial Anak Mandiri di Semarang.

Baca juga:  Dapat Protes Dari Warga Teluk Awur Bangunan Liar Dirobohkan

Di panti itu, mereka akan dibina selama enam bulan. Di tempat tersebut, anak-anak jalanan tersebut akan diberi pendidikan ketrampilan seperti rias, menjahit dan berbagai ketrampilan lain.[]

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.