JAMASPARA Datangi Kantor Bupati Jepara Bicarakan Pencemaran Lingkungan

JEPARA – Sekelompok masyarakat yang menamai diri Jaringan Masyarakat Jepara Peduli Lingkungan (Jamaspara) mendatangi kantor bupati Jepara, Senin (9/10).

Kedatangan mereka ini diterima oleh Sekda Jepara, Sholih, di ruang kerjanya didampingi sejumlah perwakilan instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Satpol PP hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Jaringan Masyarakat Jepara Peduli Lingkungan (Jamaspara) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara memperketat pengawasan terhadap pengelolaan limbah di sejumlah perusahaan yang ada di Jepara.

Baca juga:  Komisi VII DPR RI dan Kementerian LHK Tindak Lanjuti Pencemaran Sungai Kaligede Karangrandu

Pasalnya, menurut mereka, sejauh ini didapati perusahaan yang pengelolaan limbahnya masih belum ramah lingkungan.

Koordinator Jamaspara, Bobby Alfianto mengatakan, beberapa kasus yang menjadi perhatian Jamaspara yakni dugaan pencemaran yang ada di sungai Karangrandu dan pembakaran limbah yang ada di PT Samwon Busana Indonesia di Desa Gemulung Kecamatan Pecangaan.

“Kita sebenarnya tidak menolak adanya investasi yang ada di Jepara, hanya saja jangan sampai investasi yang ada menimbulkan efek samping berupa limbah,” kata dia.

Menurutnya, saat ini kasus dugaan pencemaran yang ada di sungai Karangrandu belum juga terselesaikan. Padahal, masyarakat di Karangrandu sudah tidak bisa menggunakan air sungai itu untuk kebutuhan mereka. Warna sungai yang menghitam sudah tidak layak untuk dikonsumsi.

Baca juga:  Komisi VII DPR RI dan Kementerian LHK Tindak Lanjuti Pencemaran Sungai Kaligede Karangrandu

“Kita sangat menyayangkan terjadinya dampak pencemaran lingkungan yang ada di Jepara ini,” imbuhnya.

Jamaspara juga menyayangkan lemahnya pengawasan pemerintah terhadap perusahaan-perusahaan yang banyak menjamur ini.

Pemkab juga diminta melakukan uji laboratorium yang independen dan bisa dipertanggungjawabkan agar tidak ada kesan menutup-nutupi permasalahan ini.[]

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.